Novel Fiksi Fantasi Romantis

Cahaya di Balik
Buih

— oleh Serenias

Antara karang hitam and samudra yang berbisik, seorang penjaga mercusuar menemukan cahaya yang tidak seharusnya ia sentuh.

Gulir ke bawah
Sampul Buku Cahaya di Balik Buih

Cahaya di Balik Buih

Serenias

Sinopsis

Di Antara Cahaya
dan Kedalaman

Setelah kehilangan ayahnya dalam badai yang ganas, Arun memilih mengasingkan diri sebagai penjaga mercusuar di Karang Hitam — sebuah tempat yang begitu sunyi hingga hanya suara ombak yang menemaninya setiap malam.

Namun suatu malam, ia bertemu Myrella (Ella), gadis berambut perak yang tersenyum di antara buih-buih gelap. Seorang Penjaga Laut dari kedalaman samudra — terikat hukum kuno, tak dapat menyentuh cahaya matahari, namun menyimpan keajaiban dalam genggamannya.

Arun harus memilih: tetap berdiri di atas karang yang ia kenal, atau mengikuti hatinya menyelam ke laut yang menyimpan legenda dan kutukan yang belum habis terbayar.

# Fantasi # Romantis # Lautan # Mitologi # Indonesia
Para Karakter

Jiwa-Jiwa di Balik Buih

Arun — Penjaga Mercusuar
Penjaga Mercusuar

Arun

Pemuda dengan hati setegar karang. Terluka oleh masa lalu yang ia simpan rapat-rapat di balik senyumnya yang jarang muncul — namun di puncak menara dinginnya, ada kehangatan yang menunggu untuk ditemukan.

Lokasi Karang Hitam
Sifat Setia, Terluka, Hangat
Myrella — Sang Penjaga Laut
Penjaga Laut

Myrella (Ella)

Sang Penjaga Laut yang terikat hukum samudra kuno — tak bisa menyentuh cahaya matahari. Ia memegang erat rahasia yang lebih dalam dari palung terdalam, dan di tangannya, selalu ada mawar tanpa duri.

Asal Kedalaman Samudra
Sifat Misterius, Setia, Bersahaja
Setiap cahaya diciptakan untuk menuntun sesuatu pulang. Bahkan jika yang pulang hanyalah kenangan.
— Serenias, Cahaya di Balik Buih

"Bagian mana dari diriku yang paling kamu sukai?" "Jiwa yang setegar karang itu."

— Arun

"Aku bukan bagian dari duniamu. Tapi entah kenapa, cahayamu yang pertama kulihat di antara jutaan bintang."

— Ella
1
Novel
2
Karakter Utama
Emosi
1
Kisah Abadi
Tentang Penulis

Mengenal Serenias

Serenias menyukai laut, langit malam, dan cerita-cerita yang terasa seperti mimpi yang ingin diulang berkali-kali namun tidak bisa.

Menulis adalah tempatnya menyimpan emosi dan kenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata biasa. Setiap kalimat adalah jangkar; setiap cerita adalah kapal yang berlayar menuju pulang.

"Cahaya di Balik Buih" adalah kisah pertama yang lahir dari kegelisahan dan kecintaannya pada hal-hal yang tampak tenang di permukaan, namun bergolak di kedalamannya.

Temukan dunia cerita Serenias dan dukung perjalanan menulisnya di KaryaKarsa.

Baca Karyaku di Sini

Mulai Perjalananmu

Siap menyelami
kedalaman cerita ini?

Ikuti Arun dan Ella dalam perjalanan yang akan membuatmu percaya bahwa cahaya bisa ditemukan bahkan di tempat tergelap sekalipun.